Tuesday, January 31, 2012

Penyembuhan Patah Tulang, Antara Gips, Korset dan Pen




Kali ini aku ingin berbagi cerita dan info, ini menurut pangalaman pribadiku, tahun lalu, tepatnya agustus 2010, ada sedikit kecelakaan yang membuat tulang kaki kananku patah, aku sendiri suka penasaran dan bingung, apa yang membuatnya hingga patah, padahal tak ada satupun luka luar bahkan lecet pun tidak, tapi mungkin ada benturan yang membuat tulang kakiku patah.
Ya intinya bukan itu, disini aku akan berbagi pengalaman tentang pengobatan patah tulang atau yang biasa dikenal dalam medis yaitu faktur, ada banyak penyebab patah tulang atau keretakan pada tulang, bisa karena kecelakaan seperti aku atau karena trauma / kekurangan kalsium tulang hingga membuat tulang menjadi rawan.
Agak shock juga saat tahu kakiku patah saat itu, penanganan pertama pasti mengikat bagian yang patah dengan korset dan papan kayu, setelah aku baca di internet ini dinamakan fiksasi luar, yaitu mempertahankan posisi tulang yang patah atau retak agar tak bergeser dari posisinya hingga memperparah keadaan.

Saat itu dokter bilang, kalau kakiku harus dioperasi, ada dua hal yang membuat tim medis memutuskan seperti itu, itu dilihat dari hasil rontgen yang pertama karena patahan pada tulang kakiku benar – benar memotong menjadi dua bagian, dan yang kedua karena patahannya berbentuk runcing(bayangkan seperti ujung tombak bambu runcing, kurang lebih seperti itu) dan juga ada tulang yang hancur disekitar patahan.
Saat itu aku takut dioperasi, begitu juga dengan ibuku, jadi diputuskan untuk pergi ke pengobatan alternatif, sebenarnya cara yang dilakukan di pengobatan alternative sama saja dengan dokter orthophedi yaitu mengembalikan posisi tulang ke posisi semula atau yang disebut dengan reposisi. Bedanya jika pengobatan alternative tidak disertai dengan pembiusan, jadi pasien akan merasakan sakit akibat ditarik dan dipijat, rasanya benar – benar tak bias dibayangkan, aku saja sampai menangis dan meraung – raung.
Tapi setelah sebulan berlalu, tak banyak perubahan yang terjadi, ya aku pikir saja tidak masuk akal bagaimana mungkin tulang patah akan dengan mudahnya sembuh begitu saja, walaupun secara ilmiah, gen di sekitar patahan akan membentuk organ tulang kembali sepeti semula, apalagi diusiaku yang masih cukup muda.
Karena tidak ada perubahan, aku putuskan untuk operasi, dan ternyata setelah di rontgen ulang patahannya justru bergeser, dan pembentukan gen baru jadi salah sasaran, beberapa remukan tulang yang ada di sekitar patahan ditakutkan akan merobek pembuluh darah. Jadi selain operasi untuk pemasangan platina/pen dengan skrup pada tulang, operasi juga dilakukan untuk membersihkan remukan dan sisa – sisa patahan yang jika dibiarkan bias mengakibatkan pendarahan dalam dan dapat berakibat radang tulang atau osteomyelitis.
Nah sekarang kita bicarakan tentang gip, pen dan juga korset, sebetulnya penggunaan dan fungsinya sama – sama sebagai media penyembuhan, karena pada dasarnya pembentukan tulang dan perbaikannya dilakukan secara alami dengan bantuan gen penyembuh dan juga kalsium. Gip dan korset meiliki fungsi yang sama yaitu fiksasi luar, agar tulang yang telah di reposisi tidak bergeser dari posisinya, bedanya gip dengan kandungan kalsium memberi dan menambah pasokan kalsium untuk tulang melalui penyerapan pada kulit, dan korset yang terbuat dari kain akan lebih elastis dan juga lebih ringan digunakan, sedangkan pen/ pemasangan platina untuk fiksasi dalam ini lebih cepat penyembuhannya karena digunakan juga untuk penyangga, dan bentuk tulang akan lebih bagus, kemungkinan geser/ tidak pada posisi sangat kecil, pen dapat dilepas dalam jangka waktu 6 bulan hingga 2 tahun usai operasi, ini tergantung pada kekuatan dan tingkat kesembuhan tulang.
Namun untuk kekuatan tulang usai pengobatan, penggunaan pen akan lebih rawan pada kecelakaan karena pembentukan gennya tidak secara alami. Aku memilih penggunaan pen karena, terpepet waktu, kecelakaan itu terjadi ketika aku kelas tiga smu, padahal waktu belajar dan juga kegiatan semakin banyak dan padat. Pengobatan dengan pen memungkinkan kita untuk pulih lebih cepat. Jadi semuanya kembali pada kuputusan kita, pertimbangkan segalanya dengan baik – baik. SEMANGAT !! Semoga bermanfaat :D

17 comments:

  1. Aku sekarang juga lagi masa penyembuhan pasca operasi pemasangan pen du tulang kakiku yang patah.
    Kaki kanan juga yang patah akibat kecelakaan 23 september 2012 kemarin.
    Semoga aku cepet sembuh, pengen aktivitas lagi nih.
    usia 22 tahun.

    ReplyDelete
  2. aq jga sekarang pake pen.. 2 malah. d lengan+klavikula ;)

    ReplyDelete
  3. Aku jg baru di pen,rasanya nyeri dan kaku,kal0 sering digerakan mengganggu proses penyembuhan

    ReplyDelete
  4. Semoga cepet sembuh ya :D
    emang sering nyri, tapi diawal kok, asal minum obat,
    bulan 2 berikutnya biasa aja hahaha....
    klo lagi dingin siap2 aja cenut cenut hahaha

    ReplyDelete
  5. kalau setelah dilakukan pemasangan pen jika di gerakkan bisa menggganggu proses penyembuhan ga? sdgkan klo tidak mobilisasi (digerakkan) kaki bisa kaku

    ReplyDelete
  6. maaf, mau nanya..
    kalo pengguna pen itu ada harapan buat bisa jadi pemain sepak bola tidak,
    tapi tanpa pelepasan pen tersebut,.:)
    trimakasihh..
    saya Irfan berusia 16 tahun..

    ReplyDelete
  7. aku baru operasi pemasangan pen 10 april 2013,
    menggunakan pen luar yg bentuknya kaya antena tv :D
    harus sabar & moga cpt sembuh

    ReplyDelete
  8. This comment has been removed by the author.

    ReplyDelete
  9. dear agan
    aq mengalami patah tulang di paha kiri ,,, aq udh hmpir setahun PO..
    tpi klo di pake buat naik spdh motor pda kaki yng patah koq msih trasa bergetar ...
    klo mnurut pngalaman agan olah raga apa yaa yng cocok bwat aq ...?

    ReplyDelete
  10. IRFAN :: aduh aku ngga paham kalo masalah bisa main bola atau engga,
    tapi dari pengalaman pake pen aku sih kemaren buat nyalain motor pake kaki aja susah ya, apalagi buat lari :(

    kowok :: iya, emang gitu, aku juga kalo buat naik motor getar, skrg juga masih sakit kalo nyalain motor, aku sih olahraganya renang, karena bisanya renang, hahaha :D

    ReplyDelete
  11. This comment has been removed by the author.

    ReplyDelete
  12. Obat Herba PATAH TULANG Dan NYERI SENDI.
    GAMAT EMAS mengandung lebih banyak kolagen sebagai bahan perekat tulang, glukosamin dan kondroitin sulfat yang berguna merangsang pertumbuhan tulang rawan, memperbaiki jaringan tulang rawan yang rusak dan gangguan persendian. Sangat efektif untuk mengobati patah tulang dan nyeri sendi. Harga Rp. 212.500,- (70 Kapsul). Jl. Hankam 62 Ragunan JakSel. Telp. 021 - 710 85 910 / 0856 910 910 09 (SMS OK). http://faneliaherbs1.wordpress.com ; faneliaherbs@yahoo.com

    ReplyDelete
  13. Herbal PATAH TULANG.
    GAMAT EMAS mengandung lebih banyak kolagen sebagai bahan perekat tulang, glukosamin dan kondroitin sulfat yang berguna merangsang pertumbuhan tulang rawan, memperbaiki jaringan tulang rawan yang rusak dan gangguan persendian. Sangat efektif untuk mengobati patah tulang dan radang sendi. Harga Rp. 212.500,- (70 Kapsul). Jl. Hankam 62 Ragunan JakSel. Telp. 021 - 710 85 910 / 0856 910 910 09 (PIN BB : 266B8265). http://faneliaherbs1.wordpress.com ; faneliaherbs@yahoo.com

    ReplyDelete
  14. sobat2 yang mengalami patah tulang yang sabar yaaa...aku patah tulang tibia n fibula stl 5 bln baru lepas kruk ..jangan lupa makan brokoli, sawi ijo,bayam, susu kalsium, keju, jeruk,alpukat, apel,suplemen kalsium, ikan lele dll perhatikan diet 4 sehat 5 sempurna...

    ReplyDelete
  15. Saya baru operasi di lengan kiri seminggu lalu, ketika nyeri kambuh apa obat pereda nya aman dikonsumsi, sedangkan hanya tertulis 2x sehari... nyerinya ketika malam amat menyiksa

    ReplyDelete
  16. Saya juga mengalami patah tulang kaki kanan. Tepatnya di tulang kering . Sekarang udah mulai baikan. Tapi yang saya rasakn saat ini gatal yang berlebihan di bagian paha pinggul.yang apabila di garuk akan semakin gatal dan panas.
    Yang saya tanyakan apa yang harus saya lakukan ?

    ReplyDelete

Please,leave your message here....